MENJADI BALA TENTARA BESAR PDF Print E-mail
Written by Pdt Elyakin Phang   
Saturday, 06 August 2011 16:58

Ringkasan Khotbah 02 Agustus 2009

MENJADI BALA TENTARA BESAR

Text: Yehezkiel 37:1-10

Pengkhotbah: Pdt. Elyakin Phang

Yehezkiel dan kawan-kawannya ditangkap dan ditawan ke Babelonia pada usia 25 tahun. Pada usia 30 tahun ia dipanggil menjadi nabi. Yeh. 33 mengatakan bahwa ia adalah Penjaga Israel. Sebagai penjaga ia adalah seorang yang sangat bertanggung jawab dan berpendidikan. Ia mengerti sejarah, budaya, kepemerintahan dan hukum. Ia sangat mengasihi Tuhan. Ia taat kepada pimpinan dan kehendak Tuhan di dalam hidupnya. Setelah 10 tahun ditawan, ia melihat Yerusalem dihancurkan. Orang Israel menjadi tidak ada pengharapan lagi. Akan tetapi Yehezkiel berbeda. Ia diberi visi melihat tulang belulang kering yang dibangkitkan hidup kembali dan menjadi bala tentara yang besar. Yehezkiel percaya bahwa Roh Tuhan dapat memberikan kehidupan. Orang Israel pasti akan pulih dan iman mereka pasti akan dibangunkan.


1. Tulang belulang yang kering melambangkan sesuatu yang mati
. Mereka ibarat Kerajaan Israel yang hancur tanpa harapan. Oang Kristen yang kehidupannya tidak mau melayani Tuhan adalah ibarat tulang belulang yang kering. Janganlah kita menjadi orang Kristen yang seperti mayat hidup tetapi kita harus bersemangat didalam melayani dengan mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah untuk mengalahkan musuh kita yaitu si iblis. “Karena itu tunduklah kepada Allah dan lawanlah iblis maka ia akan lari dari padamu” (Yakobus 4:7).


2.
Tulang belulang yang kering melambangkan sesuatu yang tidak berpengharapan. Ketika menjadi tawanan perang, Yehezkiel dijadikan budak di negeri asing. Ia tidak mempunyai hak dan kebebasan sama sekali. Hidup yang seperti itu adalah bagaikan hidup di pekuburan. Tidak mempunyai semangat (Lukas 8:26-39). Ada yang mengatakan bahwa visi itu melambangkan penyakit gereja zaman sekarang yaitu gereja yang sudah tawar atau putus asa.


3. Tulang belulang yang kering melambangkan sesuatu yang tidak berguna.
Tulang-tulang yang kering adalah sampah/limbah. Manusia akan merasa jijik kalau melihatnya.


4. Akan tetapi tulang belulang kering itu dihidupkan kembali oleh Allah.
Bagaimana?

a. Mereka harus mendengarkan Firman Tuhan. Allah berbicara kepada mereka melalui Yehezkiel akhirnya mereka bangkit.

b. Mereka harus menyatu. Yehezkiel menyaksikan tulang belulang itu sebelum hidup kembali, mereka saling menyatu kemudian tumbuh daging, urat dan kulit. Artinya kita sebagai orang Kristen kita harus saling berkomunikasi dan bekerja sama di dalam pelayanan.

c. Mereka harus diberi nafas hidup oleh Allah. Untuk bisa menjadi hidup kembali mereka adalah seperti pada waktu Allah menciptakan Adam dimana Allah membentuk Adam dari debu tanah dan kemudian menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya sehingga dia menjadi hidup (Kej. 2:7).


Tulang belulang yang telah bangkit itu melambangkan bangsa Israel yang akan bangkit dan dipulihkan oleh Tuhan. Setelah Yehezkiel menyaksikan visi itu maka timbullah pengharapan pada dirinya. Demikianlah kita, kita haruslah menjadi bangkit dan hidup dan menjadi bala tentara yang besar yang selalu terlibat di dalam peperangan untuk memenangkan jiwa kepada Tuhan.

Diringkas oleh Akhiong, diedit oleh PMJ

Last Updated on Thursday, 25 August 2011 05:46
 
Share