Turn Your Eyes Upon Jesus PDF Print E-mail
Written by Ajin Thu   
Saturday, 06 August 2011 16:51

Ringkasan Khotbah 19 Juli 2009

PANDANGLAH PADA YESUS

Text: I Timotius 2:1-6

Penkhotbah: GI Ajin Thu

Judul pujian “Pandanglah Pada Yesus” (yang terdapat di Kidung Pujia-Pujian Kristen No. 147) adalah kata-kata yang sama yang dipakai untuk tema khotbah pagi ini. Pencipta lagu ini adalah Helen H. Lemel. Kehidupan Helen H. Lemel sangat tragis. Ia kehilangan penglihatan dan ditinggal suaminya. Akan tetapi pada saat yang begitu dia mendapat pelajaran rohani. Dia menciptakan lagu rohani ini yang isinya adalah suapaya kita jangan memandang dunia dan manusia karena suatu saat kita akan kecewa. Tetapi kalau kita memandang pada Yesus maka kita tidak akan kecewa melainkan mendapat kekuatan dan pengharapan besar.

Alasan-alasan yang terdapat di dalam I Timotius 2:1-6 sehingga kita harus memandang kepada Tuhan Yesus adalah sbb:

1. Karena Yesus adalah Juru Selmat kita (ayat 4)

Jikalau kita dapat mengakui Tuhan Yesus adalah Juru Selamat kita tentu kita akan selalu berharap pada Yesus. Tuhan Yesus menyelamatkan kita dengan hidup sempurana di hadapan Allah. Bahkan Ia mati menggantikan kita. Dan saat ini Ia duduk di sebelah kanan Allah Bapa sebagai pendoa safaat yang sejati untuk kita yang berseru kepada Allah dalam nama-Nya.

2. Karena Yesus pengantara /mediator (ayat 5)

Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, pada saat itu juga manusia sudah terpisah dari Allah ataupun menjadi jauh dari Allah. Dan hanya Allah sajalah yang dapat mendamaikan kita dengan diri-Nya yaitu dengan mengutus Putra Tunggal-Nya sebagai pengantara antara Allah dan manusia. Oleh karena itu kita selalu berdoa dalam nama Yesus agar doa kita sampai kepada Allah Bapa. Pada waktu Yesus mati, tirai bait Allah terbelah menjadi dua dan itu merupakan tanda bahwa kita dapat langsung berdoa kepada Allah dalam nama Yesus.

3. Karena Yesus sebagai penebus (ayat 6)

Pada zaman dahulu dalam kebudayaan orang Yunani sangat berkaitan erat dengan perbudakan. Budak adalah seorang yang tidak mempunyai hak. Ia hanya mempunyai kewajiban yaitu patuh kepada majikannya. Dan budak tidak mempunayai kebebasan kalau tidak dibebaskan atau ditebus oleh orang yang menebusnya. Demikian juga Kristus adalah penebus kita yang telah menebus kita dengan mati di kayu salib agar kita terbebas dari perhambaan dosa dan mendapat hidup yang kekal.

Bagaimana dengan kita? Adakah kita sudah mengakui Yesus sebagai Juru Selamat kita? Dialah yang selalu mendengarkan keluh kesah kita. Apakah kita menyadari bahwa tidak ada perantara lain selain Yesus? Apkah kita juga sadar bahwa Yesuslah yang telah menebus kita dari perhambaan dosa?

Diringkas oleh Rudy Rus, diedit oleh PMJ

Last Updated on Thursday, 25 August 2011 05:46
 
Share