PELAJARAN ROHANI DARI YESUS YANG MENAMPAKKAN DIRI PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Saturday, 06 August 2011 16:42

Ringkasan Khotbah 03 Mei 2009

 

PELAJARAN ROHANI DARI YESUS YANG MENAMPAKKAN DIRI

Text: Lukas 24:13-32

Pengkhotbah: GI Peter Yoksan

 

Pelajaran rohani dari penampakan Yesus adalah membuat murid-murid yang setengah mengerti atau salah mengeri menjadi benar-benar mengerti dan benar-benar percaya.


Sebelum naik ke sorga, Yesus menampakkan diri sebanyak 10 kali. Lima kali terjadi pada hari Minggu yaitu kepada rombongan wanita yang pagi-pagi buta datang ke kubur kosong, kepada Maria Magdalena, kepada kedua orang yang berjalan ke Emaus, kepada Petrus dan kepada ke sebelas rasul di ruang atas di Kota Yerusalem. Penampakan diri yang ke 6 kali hingga yang ke 10 kali terjadi di antara hari pertama kebangkitan sampai dengan hari ke empat puluh setelah Paskah.


Perjalanan ke Emaus mengandung pelajaran rohani. Emaus berarti ‘mandi air panas.’ Jarak Emaus dari Yerusalem adalah 60 stadia atau 60 x 600 langkah yaitu 36.000 langkah atau kurang lebih 7 mil.  Sementara berjalan mereka membicarakan apa yang terjadi di Yerusalem, Yesus muncul dan berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi aneh, mereka tidak mengenal Yesus. Ini menunjukkan pengenalan mereka yang kurang terhadap Yesus. Mereka pasti mengira bahwa Yesus telah mati dan dikubur, mana mungkin bangkit.  


Ayat 18-19 Yesus menguji seberapa jauh pengetahuan mereka. Yesus ingin supaya mereka berpikir kembali. Di dalam Perjanjian Lama Allah berjanji akan membangkitkan seorang nabi yang seperti Musa (Ul. 18:15). Yesus disebut orang Nazaret. Yesus bukan nabi biasa. PengajranNya berkuasa, membuat takjub orang yang mendengarNya (Mat. 7:28-29). Yesus dimuliakan di atas bukit (transfigurasi) di Lukas 9:28-26). Yesus mengadakan banyak mujizat. Di dalam ke empat Injil tercatat Yesus melakukan 37 mujizat dan 38 perumpamaan. Orang Israel berharap Yesus dapat membebaskan mereka dari penjajahan Roma tetapi justru mereka menyalibkan Dia. Yesus menegur dan memberitahukan segala sesuatu tentang Dia kepada muridNya (Luk. 24:25-27). Ada 5 kali pemberitahuan yang tercatat di dalam ke empat Injil bahwa dia akan disalibkan, mati, dikuburkan dan pada hari ke tiga Dia akan bangkit. Dari Kitab Musa, Kitab Para Nabi dan Mazmur telah dinubuatkan bahwa Yesus akan datang ke dalam dunia untuk menebus manusia dengan harga yang harus dibayar. Dia membayar dengan darahNya. Tanpa Yesus kita semua akan binasa selama-lamanya.


Kita harus punya sumber pengertian dari Allah, khususnya Firman Allah. Yesus mengajar kedua murid yang berjalan ke Emaus itu dengan Firman Tuhan dengan dimulai dari Kitab Musa, Kitab Para Nabi dan Kitab Syair. Ketika diajar dengan Firman Tuhan, hati mereka membara. Mintalah kepada Tuhan supaya hati kita juga membara karena itulah tanda adanya kebangunan rohani. Yesus tinggal bersama kedua murid yang berjalan ke Emaus itu. Dia duduk makan bersama mereka. Dia mengambil roti, mengucap berkat lalu memecah-memcahkannya dan memberikan kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenali Dia tetapi sekita itu juga lenyaplah Dia dari tengah-tengah mereka.


Dari kesedihan yang amat dalam pindah kepada suka cita yang besar. Ini terbukti karena mereka kembali ke Yerusalem karena di sana masih banyak yang belum percaya Yesus telah bangkit.
Ini arti penting dari penampakan Yesus.


Diringkas oleh Akhiong, diedit oleh PMJ

 
Share