Palungan & Salib PDF Print E-mail
Written by Pdt Elyakin Phang   
Saturday, 06 August 2011 16:38

Ringkasan Khotbah 26 April 2009

PALUNGAN DAN SALIB

Text: Filipi 2:5-11

Pengkhotbah: Pdt. Elyakin Phang

Kebanyakan kita mungkin tahu apa itu palungan dan apa itu salib. Palungan adalah tempat menaruh makanan ternak, biasanya terbuat dari batu atau kayu. Palunganlah tempat dimana bayi Yesus dibaringkan ketika Dia dilahirkan ke dalam dunia. Salib adalah tempat mengeksekusi orang yang dianggap bersalah oleh pemerinthan Kekaiaran Roma. Cara penghukuman melalui salib adalah cara yang sangat kejam dimana orang yang dihukum di salib akan mati secara perlahan-lahan dan menyakitkan. Di atas kayu saliblah Tuhan Yesus mati untuk menebus dosa manusia.

Pernahkah kita berpikir tentang palungan dan salib? Palungan dan salib adalah berkaitan erat dengan rencana Tuhan di dalam menyelamatkan umat manusia. Di dalam Injil Lukas 2 dicatat tentang kesaksian kelahiran Tuhan Yesus. Pada waktu itu Kaisar Agustus memerintahkan semua orang untuk pulang ke kampung halamannya untuk menjalani sensus. Sensus itu adalah merupakan sensus pertama di seluruh muka bumi.

Pada waktu itu Maria yang dalam keadaan hamil tua bersama tunangannya Yusuf harus dengan susah payah pulang ke kampung halaman mereka. Dari Nazaret mereka pulang ke Bethlehem untuk mendaftarkan diri. Pada saat mereka sampai di Bethlehem, Tuhan menunjukkan rencana yang terbaik untuk manusia yang berdosa dengan kelahiran seorang juru selamat yaitu Tuhan Yesus (Lukas 2:10-12). Jalan Tuhan jauh lebih baik/tinggi dari jalan/ rencana manusia. Kaisar Agustus merencanakan sensus tetapi melalui sensus itu lahirlah juru selamat dunia di Betlehem seperti yang telah di nubuatkan dalam Kitab Mikha 5:1.

Ada 3 hal yang berkaitan erat dengan penyaliban Tuhan Yesus, yaitu;

1) Tuhan Yesus disalib untuk mengampuni segala dosa manusia.

Yang menyalibkan Yesus bukan hanya orang Yahudi tetapi kita semua secara tidak langsung juga mengambil bagian dalam hal penyaliban Yesus (II Petrus 24; Roma 3:23).


2) Tuhan Yesus mengorbankan seluruh hidupnya untuk manusia dengan taat secara sempurna (Yesaya 53:7; Galatia 4:4).


3) Tuhan Yesus mengalahkan kuasa maut dengan bangkit pada hari ketiga sesuai dengan nubuatan dalam Kitab Suci.


Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian membawa harapan besar dalam hidup kita, bahwa suatu hari kita juga akan bangkit dan memiliki tubuh yang mulia seperti Tuhan Yesus.

Palungan adalah tanda kelahiran Tuhan Yesus sedangkan salib ada tanda kematian Tuhan Yesus. Palungan dan salib adalah lambang yang hina bagi orang yang tidak percaya tetapi bagi orang percaya itu adalah lambang yang paling mulia karena palungan dan salib merupakan tanda penjelmaan Tuhan Yesus sebagai manusia dan tanda pengorbanan Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat manusia.


Diringkas oleh Hendriana, diedit oleh PMJ

Last Updated on Thursday, 25 August 2011 05:48
 
Share