TIDAK TERBATAS DI DALAM KEBERADAAN-NYA PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Thursday, 17 December 2009 22:02

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (14/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-14 dari 90 Hari)

TIDAK TERBATAS DI DALAM KEBERADAAN-NYA
MAZMUR 139
Mazmur 90:1-2

"Dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah."

 

 

Allah dinyatakan "tidak terbatas, kekal dan tidak berubah" di dalam tujuh aspek khusus dari, subsistensi-Nya: di dalam "keberadaan, hikmat, kuasa,kekudusan, keadilan, kebaikan dan kebenaran"-Nya.


Kemahahadiran Allah merupakan arti dari pernyataan "tidak terbatas di dalam keberadaanNya," dan kebenaran ini diajarkan secara eksplisit, atau diterapkan secara konsisten di segenap bag ian Alkitab. "Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku. Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam," maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti slang; kegelapan sama seperti terang" (Mzm. 139:712).


Setiap kali kehadiran Allah dibicarakan secara harafiah, selalu dipahami bahwa kehadiran ini bersifat universal secara mutlak. "TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia" (Mzm. 11:4). "Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong" (Mzm. 34:16). "Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik"(Ams, 15:3). "Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini" (1 Raj. 8:27). "Sekiranya ada seseorang menyembunyikan dini dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah firman TUHAN. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman TUHAN" (Yer. 23:24).


Doktrin yang Alkitabiah tentang doa dengan gamblang dan alamiah menerima kemahahadiran Allah. Kebenaran yang diakui adalah bahwa setiap orang di mana pun di dunia ini bisa berbicara langsung kepada Allah kapanpun juga. Yunus berdoa dari perut ikan (Yun. 2) dan Tuhan mendengarkan dia. "TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan"(Mzm. 145:18)

RENUNGKAN
Allah tidak bermain petak-umpat.

DOAKAN
"Kudus, kudus, kudus, Tuhan Allah Mahakuasa."

 
Share