ALLAH ADALAH ROH (1) PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Thursday, 17 December 2009 21:50

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (12/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-12 dari 90 Hari)

ALLAH ADALAH ROH (1)

YOHANES 4:21-24
Ulangan 4:15-19

"Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun..."

 


Pernyataan, "Allah adalah Roh," berasal dari Tuhan Yesus Kristus sendiri. Pernyataan ini diucapkan-Nya sebagai jawaban kepada perempuan Samaria bahwa karena Allah adalah Roh, penyembah yang benar "menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian" (Yoh. 4:23). Di dalam konteks langsung dari ayat ini, unsur yang paling penting di dalam ucapan Yesus adalah implikasi negatifnya. Allah bukanlah keberadaan yang memiliki wujud fisik (korporeal), atau seperti manusia, yang merupakan pendapat kaum Mormon.


Di dalam Pentateukh, natur Allah yang tidak berwujud fisik ini merupakan dasar bagi Perintah Kedua yang melarang penyembahan kepada "patung yang menyerupai apapun" yang memiliki wujud fisik. Sebelum mengulang Sepuluh Perintah di Ulangan pasal 5, Musa secara khusus menekankan perintah yang melarang penyembahan kepada barang berwujud fisik. "Suara kata-kata kamu dengar, tetapi suatu rupa tidak kamu Iihat, hanya ada suara" (Ul. 4:12). "Hati-hatilah sekali—sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api—supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun: yang berbentuk lakilaki atau perempuan; yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara, atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi; dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka" (ay. 15-19), " Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan  ;membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kauperbuat" (ay. 23; lihat juga ay. 25,28, dll.). Larangan yang disebutkan berulang kali mengenai penyembahan berhala di dalam Perjanjian Lama adalah berdasarkan fakta yang diwahyukan bahwa Allah adalah Roh, bukan keberadaan yang memiliki wujud fisik.

RENUNGKAN
'Setiap kali sebuah patung dibuat sebagai representasi bagi Allah kemuliaan Ilahi dirusakkan oleh kesesatan yang najis" (calvin).

DOAKAN
Muliahkanlah " satu-satunya Allah yang penuh hikmat, yang kekal dam tidak tampak".:

 
Share