PRASYARAT UNTUK MENGENAL ALLAH (1) PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Thursday, 27 August 2009 10:41

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (1/90)

Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-1 dari 90 Hari)

 

PRASYARAT UNTUK MENGENAL ALLAH (1)

2 TIMOTIUS 3:14-17 dan Yohanes 20:30-31

"Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya."

 

Teologi adalah studi tentang Allah. Teologi adalah studi tentang bagaimana Allah berhubungan dengan manusia yang telah Dia ciptakan, tetapi telah jatuh ke dalam dosa. Studi tentang Allah dan studi tentang manusia (yang tidak bisa dipisahkan dari studi tentang Allah) adalah hikmat yang sejati,kata Calvin. Kita bisa menambahkan kepada pernyataan ini bahwa studi tentang Allah dan manusia merupakan puncak dari segala pengetahuan. Keduanya merupakan tingkat tertinggi di dalam pembelajaran, jauh melebihi mosquitology (ilmu tentang nyamuk) meski pun ilmu ini penting untuk mengatasi penyakit malaria dan demam berdarah. Studi tentang Allah dan studi tentang manusia memimpin kita kepada Putra Tunggal Allah, Yesus Kristus, Sang Perantara antara Allah dan manusia, yang oleh-Nya kita diselamatkan (1Tim. 2:5). Alkitab adalah kitab Allah untuk manusia, satu-satunya kitab bagi keselamatan kita (2Tim. 3:14,17).

 

Teologi tidak sama dengan semua ilmu pengetahuan lainnya. Teologi tidak bisa dipelajari seperti cabang ilmu pengetahuan lain. Teologi tidak bisa diletakkan dibawah mikroskop untuk ditelaah oleh mata si peneliti. Sebaliknya teologi harus dipelajari dengan mengenakan kacamata iman. Yang menjadi metode teologi bukanlah "melihat untuk bisa percaya" melainkan "percaya untuk bisa melihat" (Yoh. 20:29).

 

"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat" (Ibr. 11:1-3). Oleh iman doktrin penciptaan akan diterima, dan bukan teori evolusi. Oleh iman, doktrin Allah Tritunggal yang Kudus melampaui prinsip-prinsip matematika. Oleh iman, doktrin Kelahiran Kristus dari Perawan tidak mungkin diajarkan dengan cara selain daripada penghormatan yang penuh penyembahan. Teologi bukan hanya sebuah ilmu pengetahuan, melainkan sebuah "meta-ilmu pengetahuan," jika kita boleh menciptakan sebutan baru untuknya.Tidak seorangpun yang bisa masuk ke dalam studi teologi tanpa menjadi seorang Kristen yang dilahirkan kembali. "Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" (Yoh.3:3). "Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani" (1 Kor. 2:14). Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Rm.10:17).

 

RENUNGKAN

Iman percaya kepada Allah menurut Firman-Nya.

 

DOAKAN

Tuhan, berikanlah iman kepadaku untuk melihat Kebenaran di dalam FirmanMu.

Last Updated on Thursday, 17 December 2009 18:08
 
Share