ALKITAB DI ATAS GEREJA, BUKAN SEBALIKNYA PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Wednesday, 30 June 2010 16:45

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA 88/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-88dari 90 Hari)

 

ALKITAB DI ATAS GEREJA, BUKAN SEBALIKNYA


"Dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru."

EFESUS 2:19-22
Mazmur 1 18:21-23


Sungguh kurang ajar gereja Katolik Roma dengan : klaim mereka bahwa "Alkitab hanya memiliki bobot sesuai yang diberikan kepadanya oleh persetujuan Gereja." Mereka berpura-pura menentukan kitab-kitab mana dari Alkitab yang telah diberikan Allah, yang harus dimasukkan ke dalam kanon. lni sungguh merupakan kecongkakan, yang sama dengan kesimpulan yang didapatkan dari orang orang yang sebenarnya tidak tahu apa-apa. Klaim seperti ini, yang menundukkan otoritas Alkitab bawah penghakiman manusia sungguh merupakan penghinaan terhadap Roh Kudus.

Gereja tidak melampaui Alkitab, melainkan Alkitab yang melampaui gereja. Satu perkataan dari rasul Paulus telah cukup untuk membuktikan kebenaran ini. Paulus memberikan kesaksian bahwa gereja "dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi" (Ef. 2:20). Jika doktrin tentang para nabi dan rasul adalah dasar gereja, maka doktrin inilah yang menopang gereja dan bukan gereja yang menopang doktrin ini. Alkitab telah ada sebelum gereja, maka adalah sangat absurd jika mengatakan gereja adalah kuasa yang menentukan otoritas Alkitab.

Justru inilah kebenaran mengenai hubungan antara Gereja dan Alkitab: ketika gereja menerima Alkitab, dan memeteraikan Alkitab dengan ketetapannya, gereja tidak mengesahkan suatu hal yang jika tidak demikian akan meragukan atau menimbulkan kontroversi. Mengetahui Alkitab sebagai kebenaran dari Allahnya, gereja melaksanakan tugas kesalehan. Jika ditanyakan, "Bagaimana kita bisa tahu ini adalah Firman Allah jika kita tidak memiliki gereja untuk memberitahukannya kepada kita?" Ini adalah seperti bertanya, "Bagaimana kita akan membedakan terang dari kegelapan, putih dari hitam, manis dari pahit?" Alkitab menunjukkan kebenaran dengan jelas, seperti putih dibedakan dari hitam, seperti manis dibedakan dari pahit. Dengan pengurapan Roh Kudus, kita menegaskan kembali bersama Pengakuan man Westminster ke 66 kitab dari Alkitab Protestan sebagai Firman Allah yang tanpa kekeliruan dan tanpa kesalahan, sebagai aturan bagi iman dan kehidupan kita.

RENUNGKAN
"Benteng yang harus dipertahankan, jika menginginkan Kekristenan dan Protestanisme tetap ada, adalah Alkitab" (McIntire).

DOAKAN

Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh Orang benar itu?" (Mzm.11:3).

Last Updated on Wednesday, 30 June 2010 17:08
 
Share