BAGAIMANA KITA TAHU ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH (VI) PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Tuesday, 27 April 2010 22:32

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (81/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-81 dari 90 Hari)

 

BAGAIMANA KITA TAHU ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH (VI)

"Aku tidak sesat dalam titah-titah-Mu."

MAZMUR 119:105-120
Mazmur 119:140

Sekarang mari kita lihat alasan keempat dan juga yang terakhir,tetapi bukan berarti yang paling tidak penting. Alasan keempat dan terakhir yang saya uraikan adalah ketepatan dan kesetiaan mutlak dari ajaran-ajaran moral Firman Allah.


Alkitab banyak membicarakan hal kehidupan keluarga. Alkitab mencatat kehidupan para patriakh: Abraham, Ishak, dan Yakub. Karena Abraham memiliki Hagar dan Ketura sebagai gundik dan Yakub memiliki empat orang istri, kaum Mormon mencoba untuk membenarkan poligami, dan bahkan mempraktekkannya. Untuk menjamin bahwa catatan-catatan tentang pernikahan poligami para patriakh bukanlah contoh yang preseptif, melainkan sebagai piringatan. Kita harus membandingkannya dengan ajaran dari bagian-bagian lain dari Alkitab. Maleakhi 2:14-16 menegur orang-orang Yahudi karena menikahi lebih dari satu istri. Bagian menantang mereka untuk menjawab mengapa Allah menciptakan satu Hawa dan bukan dua. Secara sarkastis: Apakah karena Dia tidak memiliki kuasa lagi untuk membuat Hawa lainnya? Bukan demikian! Melainkan agar Dia bisa memiliki satu umat yang saleh.


Mari kita ambil studi kasus lainnya. Saya telah mendengar begitu sering dikutip, atau tepatnya salah dikutip, "Uang adalah akar segala kejahatan." Jika ini masalahnya, bagaimana mungkin Allah memakmurkan anak-anak-Nya dengan kekayaan dan menyatakan kekayaan sebagai berkat-Nya? Kejadian 26:12-14 mencatat, "Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya....la mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi."Uang, kekayaan, harta pada dirinya sendiri tidak bersifat jahat. Yang dituliskan Paulus kepada Timotius sebenarnya adalah, "Karena akar segera kejahatan ialah cinta uang"(1Tim. 6:10). Sungguh benar! Seorang Kristen yang diberkati dengan pekerjaan atau bisnis yang baik membuatnya makmur sungguh diberkati. Seorang Kristen yang menjadi tamak, yang mencintai uang lebih daripada Allah, akan segera jatuh "ke dalam pencobaan, ke dalam
jerat".(1Tim. 6:9). Betapa mempermalukan Tuhan dan Gereja ketika membaca tentang profesional Kristen yang ditahan dan dijerat hukum karena berbuat curang hanya demi sedikit kekayaan. Bukan uang yang menjerat mereka, melainkan cinta akan uang di dalam hati mereka yang tamak.

RENUNGKAN
Alkitab adalah satu-satunya aturan yang tidak keliru bagi imam dan perbuatan.

DOAKAN

Tuhan jangan biarkan aku terpisah dari titah-titah dan perintah-perintahl-Mu karena semuanya sungguh baik dan benar.

 
Share