DARI KITAB DUNIA KEPADA KITAB FIRMAN PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Thursday, 22 April 2010 19:19

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (73/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-73 dari 90 Hari)

 

 

DARI KITAB DUNIA KEPADA KITAB FIRMAN


"Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi."

IBRANI 1:1-2
2 Petrus 1:19-21

Kita telah belajar dari Roma pasal 1 bahwa terang wahyu untuk alam memimpin (yaitu dunia  ciptaan)tidak memadai untuk memimpin manusia  yang telah terjatuh dan berdosa kembali kepada Allah. Dengan kesengajaannya untuk tidak mau tahu dan imajinasi-imajinasi yang sia-sia, hati manusia yang bebal digelapkan. Bukannya menyembah Tuhan Allah yang Mahakuasa, manusia justru berpaling menyembah hal-hal yang Dia ciptakan. Ini adalah penyembahan berhala yang najis. Ini adalah kejijikan dalam pandangan Yang Mahakuasa. Untuk memimpin manusia pada jalan yang benar, Allah harus secara khusus mewahyukan diri-Nya. Dia melakukannya dengan berbicara kepada manusia. Inilah terang wahyu khusus (yaitu Firman Allah).

Allah pertama berbicara kepada Adam. Meski manusia menjadi terpisah dari-Nya dikarenakan Allah terus berbicara melalui orang-orang kudus pilihan: Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, yakub, Yusuf, Musa, raja-raja seperti Daud dan Salomo, dan 16 nabi. Baik Dia berbicara kepada mereka mulut ke mulut seperti terhadap Musa (Bil. 12:8) atau dengan teofani-teofani penglihatan-penglihatan seperti kepada Abraham (Kej. 15:1; 18:1-15) atau dengan mimpi,mimpi seperti kepada Yusuf (Kej. 37:5), atau di telinga Samuel (1Sam. 9:15), mereka yakin bahwa perkataan itu berasal dari Allah yang Mahatinggi. Mereka menerima perkataan itu dengan rasa takut dan kegentaran.

Untuk memelihara Firman Allah yang dikaruniakan secara progresif kepada manusia melintasi zaman, Allah pertama menunjuk Musa untuk menulis Pentateukh, yaitu kitab Taurat atau Hukum Musa. Orang-orang kudus lainnya seperti Daud menulis kitab Mazmur, dan Salomo menulis kitab Amsal. Sisa Perjanjian Lama dituliskan oleh 4 Nabi Besar dan 12 Nabi Kecil. Tulisan-tulisan ini membentuk 39 kitab di dalam Perjanjian Lama. Ke 39 kitab ini bukan hanya diterima oleh orang-orang Yahudi sebagai Firman Allah yang Kudus, tetapi juga ditegaskan oleh Tuhan kita Yesus Kristus (Mat. 5:17-19; Luk. 24:44).

Ke 27 Kitab di dalam Perjanjian Baru dituliskan oleh para rasul dan bapa-bapa rasuli. Kitab - kitab ini diterima sebagai setara dengan kitab-kitab Perjanjian Lama seperti dinyatakan oleh rasaul Paulus bahwa Gereja "dibangun di atas dasar para rasul [Perjanjian Baru] dan para nabi [Perjanjian Lama], dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru" (Ef. 2:20).

RENUNGKAN
Satu-satunya dasar gereja adalah Kristus dan Firman-Nya.

DOAKAN
Ya Tuhan, jangan pernah biarkan Dasar iman kami dihancurkan.



 
Share