BAHASA ROH DI ZAMAN INI? PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Wednesday, 21 April 2010 19:09

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (71/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-71 dari 90 Hari)

 

BAHASA ROH DI ZAMAN INI?

"Bahasa roh akan berhenti"

KISAH 2:1-11
1 Korintus 13:8

Aturan Paulus untuk pembatasan penggunaan bahasa-bahasa asing (1Kor. 14) bisa diterapkan dengan    analogi kepada mujizat-mujizat. Jelas bahwa mujizat, bahasa-bahasa yang terjadi di hari Pentakosta disalah-mengerti oleh orang-orang saleh di Korintus sebagai seruan-seruan estatik yang tidak bermakna. Paulus menunjukkan bahwa bahasa-bahasa merupakan sebuah tanda bagi orang yang belum percaya, bukan bagi orang yang percaya (ay. 22). Dan dia memerintahkan agar di dalam persekutuan-persekutuan Kristen untuk lebih dari dua orang, atau paling banyak tiga orang, secara bergiliran, diijinkan untuk berbicara dengan bahasa asing, dan jika tidak ada penerjemah, orang itu (yang ingin berbicara dengan "bahasa roh") harus berdiam diri di dalam jemaat (ay. 27-28).

Jika pembatasan Paulus ini dijalankan secara harafiah di dalam gereja modern, dengan memastikan bahwa si penerjemah adalah penerjemah asli, mengikuti aturan tatabahasa dan tata kalimat dan kosakata sebagaimana lazimnya, maka mujizat bahasa-bahasa yang sesungguhnya seperti yang terjadi di hari Pentakosta tidak akan pernah diganggu gugat. Sebaliknya mujizat tersebut akan semakin diteguhkan, tetapi "mujizat" palsu akan terhapus.

Jika metode-metode yang sejalan digunakan untuk memeriksa laporan-laporan tentang dugaan terjadinya mujizat-mujizat, mujizat-mujizat sejati tidak akan terhalang melainkan terbukti lebih balk. Dan pada saat yang sama khayalan dan pemberitaan secara berlebihan dicegah.

Sejarah meneguhkan berhentinya bahasa roh. Bapa gereja yang terkenal-Agustinus- menulis di abad ke-4, "Pada zaman paling awal, Roh Kudus tercurah ke atas orang-orang yang percaya; dan mereka berbicara dengan bahsa-bahasa roh, yang tidak pernah mereka pelajari, 'seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.' Bahasa-bahasa ini adalah tanda-tanda yang disesuaikan untuk zaman itu. Karena ada keniscayaan untuk menunjukkan Roh Kudus di dalam segala bahasa, dan untuk menunjukkan bahwa Injil Allah akan diberitakan dengan seluruh bahasa di segenap dunia. Ini terjadi untuk menunjukkan dan ini telah berlalu."

RENUNGKAN
"Yang kita perlukan di zaman ini bukanlah bahasa roh di dalam kebingungan, melainkan airmata pengakuan"(Timothy Tow).

DOAKAN

Tuhan, kiranya kata-kataku kepada-Mu adalah kata-kata yang bermakna berisi pengakuan dan bukan kebingungan.



Last Updated on Wednesday, 21 April 2010 19:15
 
Share