"ENGKAU TAK USAH TAKUT TERHADAP KEDAHSYATAN MALAM" PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Wednesday, 21 April 2010 18:07

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (65/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-65 dari 90 Hari)

"ENGKAU TAK USAH TAKUT TERHADAP KEDAHSYATAN MALAM"

"Engkau tidak usah takut."

MAZMUR 91:5
Mazmur 145:19

Apakah kedahsyatan (tenor) yang dimaksudkan? Mungkin pencuri, teriakan kebakaran, atau suara atau penampakan-penampakan yang tidak lazim, atau derita penyakit dan maut yang tiba-tiba. Kita hidup di dunia maut dan kepedihan, maka kita juga berjaga terhadap hal-hal yang tidak menyenangkan di waktu malam sebagaimana di saat matahari slang bersinar benderang. Dan juga janganlah hal ini sampai mencekam kita, karena sehebat apapun teror itu, janji yang diberikan kepada kita adalah bahwa orang percaya tidak perlu takut. Mengapa orang percaya perlu takut? Mari lihat  lebih dekat, mengapa kita perlu takut? Allah, Bapa kita, ada di sini, dan akan terus berada, disini sepanjang waktu yang sepi itu, Dia adalah Penjaga yang Mahakuasa, Pengawal mg tidak pernah terlelap, Sahabat yang setia. Tidak ada satu hal pun yang bisa terjadi ada pengarahan-Nya, karena bahkan neraka sendiri berada di bawah kendali-Nya. Hapan tidaklah gelap bagi-Nya. Dia telah berjanji untuk menjadi dinging api di sekeliling Nya—dan siapa yang bisa menembus perlindungan seperti itu? Orang-orang dunia yang ketakutan, karena di atas mereka terdapat Allah yang murka, di dalam hati mereka terdapat nurani yang bersalah, dan di bawah mereka terdapat neraka yang menganga. Tetapi kita yang berdiam di dalam Yesus diselamatkan dari semua hal ini melalui rahmat berlimpah. Jika kita membiarkan rasa takut yang bodoh itu masuk, kita tidak menghormati pengakuan iman kita, dan menyebabkan orang lain meragukan realitas Allah. Kita harus takut terhadap rasa takut, agar kita tidak mendukakan Roh Kudus dengan sikap tidak percaya yang bodoh. Maka, enyahlah hai bayangan-bayangan buram dan kegentaran yang tidak beralasan. Allah tidak pernah lupa untuk bermurah hati, dan tidak pernah pula menutupi rahmatNya. Mungkin ada kalanya jiwa mengalami kekelaman malam, tetapi tidak perlu ada teror, karena Allah yang kasih tidak pernah berubah. Anak-anak terang berjalan di dalam gelapan, tetapi bukan berarti mereka dicampakkan. Bukan, mereka sekarang dimampukan untuk membuktikan pengadopsian mereka dengan mempercayai Bapa sorgawi mereka, hal yang tidak mungkin bisa dilakukan orang-orang munafik. (C.H, Spurgeon)

RENUNGKAN

(Baca 2 Korintus 12:10)   

DOAKAN
Aku mengakui kelemahanku, Tuhan. Tolonglah aku untuk bersandar kepada kekuatan-Mu.   


 
Share