KEKUATIRAN-KEKUATIRAN YANG BERLANJUT PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Tuesday, 30 March 2010 16:33

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (54/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-54 dari 90 Hari)

 


KEKUATIRAN-KEKUATIRAN YANG BERLANJUT

Allah hanya memiliki satu Anak dan Dia adalah seorang misionaris.

ESTER 8:1-6
Matius 28:16-20



Meskipun Haman sudah tiada, undangundang untuk "punahkan, bunuh dan binasakan semua orang Yahudi" (3:13) tetap berlaku. Menurut bangsa Persia, raja adalah seorang dewa, dan para dewa tidak berubah, maka rajapun demikian. Sebuah undangundang yang dituliskan atas nama raja tetap berlaku. Akan tetapi, Ester memohon kepada raja demi bangsanya. Mari kita perhatikan:


1) Air mata Ester (ay. 3). Dia menangis dan memohon dengan cucuran air mata bagi bangsanya. Ester menjelaskan permasalahan melalui air matanya.
2) Kepintaran Ester (ay. 5) Meskipun cincin meterai raja telah dipergunakan untuk memeteraikan undang-undang itu, Ester meletakkan kesalahan itu sepenuhnya pada Haman. Dengan mempersalahkan Haman, Ester memberikan kesempatan besar bagi raja untuk menyelamatkan mukanya.
3) Sikap tunduk Ester (ay. 5). Bagaimanakah raja menerima saran Ester untuk membatalkan undang-undang itu? Maka Ester memulainya dengan pengantar yang panjang, menekankan hubungan pribadinya dengan raja dan memasukkan empat "jikalau." "Jikalau balk pada pemandangan raja," 'jikalau hamba mendapat kasih raja," jikalau "hal ini kiranya dipandang benar oleh raja,"dan jikalau "raja berkenan kepada hamba." Ester hanya meminta apa yang mungkin ingin raja berikan. Dia mengacu secara positif kepada sejumlah rasa keadilan yang laten di dalam diri raja. Dia hanya menginginkan hal yang dipandang benar oleh raja.


Mari kita perhatikan bahwa air mata dan keprihatinan Ester bukanlah untuk dirinya sendiri atau untuk Mordekai. Hidupnya aman dan demikian juga hidup sepupunya. Keprihatinan Ester adalah bagi bangsanya—karena bagaimana hamba dapat melihat malapetaka yang menimpa bangsa hamba dan bagaimana hamba dapat melihat kebinasaan sanak saudara hamba?"(ay. 6). Meskipun keprihatinan Ester adalah untuk kesejahteraan jasmani bangsanya, saya ingin tahu seberapa banyak dari kita yang memiliki keprihatinan seperti Ester tetapi
untuk kesejahteraan rohani bangsa dan sanak saudara kita? Alkitab mengajar-kan bahwa mereka akan ke neraka jika mereka tidak datang untuk percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Kiranya kita semua bisa bersaksi kepada teman-teman dan kerabat kita. Mulailah hari ini, jikalau tidak, maka Anda akan menyesal di kemudian had karena orang- orang yang Anda kasihi harus menghadapi kebinasaan kekal.

RENUNGKAN

Anda hanya  mungkin merupakan¬ seorang misionaris atau sebuah ladang misi.

DOAKAN
Doakan keselamatan orang-orang yang Anda kasihi yang belum percaya.

Last Updated on Wednesday, 21 April 2010 17:26
 
Share