DEKRIT ALLAH YANG KEKAL PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Tuesday, 30 March 2010 15:46

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (51/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-51 dari 90 Hari)

 


DEKRIT ALLAH YANG KEKAL

"Telah diketahui oleh Allah segala karya-Nya sejak awal dunia." (Kis 14:18, kjv)

EFESUS 1:1-6
Kisah 15:18

Apakah dekrit-dekrit Allah itu? Dekrit-dekrit Allah adalah tujuan-Nya yang kekal menurut keputusan kehendak-Nya, yang dengan-Nya demi kemuliaan diri-Nya sendiri, Dia telah menetapkan sejak semula segala sesuatu hal yang akan terjadi" (Katekismus Singkat Westminster, Pertanyaan 7).


"Apakah karya-karya providensi Allah itu? Karya-karya providensi Allah adalah, pemeliharaan dan pemerintahan-Nya yang paling kudus, bijak dan berkuasa atas segala ciptaan dan segenap Sandakan mereka" (Katekismus Singkat Westminster,Pertanyaan 11).


Dekrit-dekrit Allah adalah keputusan-keputusan-Nya yang berdaulat yang telah dibuat terlebih dahulu mengenai seSaap hal yang akan terjadi di dalam dunia yang telah Dia jadikan dan yang sekarang ditopang-Nya. Dekrit-dekrit kekal Allah sebagaimana ternyatakan di dalam kutipan di atas dari Katekismus Singkat Westminster ditegaskan oleh banyak teks Alkitab. "Sabab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih la telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya" (Ef. 1:4-5). "Di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan-kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya" (Ef. 1:11). Ayat-ayat ini dengan jelas mengaiarkan bukan hanya doktrin pemilihan yang dengannya umat Allah secara kekal diselamatkan, tetapi juga doktrin universal dan total, tentang dekrit-dekrit Allah yang mencakup segala sesuatunya. Dia adalah Allah "yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya."


Dengan kuasa yang tidak terbatas dan hikmat yang tidak terbatas, Allah, sejak kekekalan lampau, telah memutuskan dan memilih dan menentukan alur dari segenap perisSawa tanpa terkecuali sampai segenap kekekalan yang akan datang.

RENUNGKAN
Allah mengendalikan segalanya. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan.

DOAKAN
Tuhan, peganglah atas hidupku., dan tolonglah aku untuk berjalan di dalam kehendak-Mu jalan-jalan-Mu.

 
Share