"TURUN SEPERTI BURUNG MERPATI" PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Tuesday, 30 March 2010 14:28

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (40/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-40 dari 90 Hari)

 

"TURUN SEPERTI BURUNG MERPATI"

"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu."


MATIUS 3:16
Roma 8:16

Ketika Roh Allah turun ke atas Tuhan Yesus, Sang Kepala, demikian juga Dia (Roh Allah itu), . dalam batasan tertentu, turun ke atas anggota - anggota  tubuh mistis. Turunnya Roh ke atas kita adalah dengan cara yang sama seperti turunnya Dia ke atas Tuhan kita. Kecepatannya kadang begitu luar biasa; atau jika pernah kita sadari, kita terdorong maju menuju sorga melampaui perkiraan kita. Tetapi ini sama sekali tidak menyerupai ketergesa-gesaan duniawi, karena sayap-sayap merpati itu meskipun bergerak luwes tetapi juga lembut. Keheningan tampaknya hakiki bagi banyak karya rohani; Tuhan adalah suara kecil yang lembut, dan seperti embun, anugerah-Nya tersuling di dalam keheningan. Merpati selalu menjadi tipe pilihan untuk kemurnian dan Rob Kudus adalah kekudusan itu sendiri. Ketika Dia datang, segala hal yang murni dan indah, dan enak didengar, menjadi berlimpah, dan dosa dan kenajisan tersingkir. Damai sejahtera bertahta di tempat di mana Merpati Kudus tiba dengan kuasa; Dia membawa cabang zaitun yang menunjukkan bahwa air murka Allah telah mereka. Kelemahlembutan merupakan basil yang pasti dari kuasa Sang Merpati Kudus yang mengubahkan: hati yang sejak terjamah pengaruh-Nya yang lembut menjadi lemah lembut dan rendah hati untuk selamanya. Tentu saja ini disertai sikap tidak melukai; rajawali dan gagak mungkin memburu mangsa mereka, merpati menanggung kesalahan, tetapi tidak membalasnya. Kita haruslah bersikap lemah lembut seperti merpati. Merpati merupakan gambaran yang sangat tepat untuk kasih, suara merpati penuh dengan kasih sayang; dan demikian juga jiwa yang dilawat oleh Roh yang penuh berkat, melimpah di dalam kasih kepada Allah, di dalam kasih kepada sesama, dan di dalam kasih kepada orang-orang berdosa, dan, di atas segalanya, kasih kepada Yesus. Melayang- layangnya Roh Allah di atas permukaan samudera, pertama menghasilkan tatanan dan kehidupan, dan di dalam hati kite Dia menyebabkan dan menumbuhan kehidupan baru dan terang. Roh yang penuh berkat, ketika Engkau berdiam di atas Penebus kami yang terkasih, berdiamlah juga di atas kami dari saat ini dan seterusnya sampai selama-lamanya.


(C.H. Spurgeon)

RENUNGKAN
Roh Kudus berdiam di dalam diriku karena aku telah menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan.

DOAKAN
Kiranya aku bisa selalu peka terhadap dorongan Roh Kudus.


 
Share