TIDAK TERBATAS, KEKAL DAN TIDAK BERUBAH DI DALAM KEBAIKAN-NYA PDF Print E-mail
Written by Terang Alkitab   
Sunday, 20 December 2009 16:28

MENGENAL ALLAH DAN FIRMANNYA (25/90)
Pedoman Saaat Teduh ( Hari Ke-25 dari 90 Hari)

TIDAK TERBATAS, KEKAL DAN TIDAK BERUBAH DI DALAM KEBAIKAN-NYA
MAZMUR 34
Mazmur 119:68

 

"Engkau baik."

 


Kata "kebaikan" di sini merujuk kepada Allah yang diperuntukkan kepada anugerah, kasih dan kemurahan Allah yang diperuntukkan kepada manusia yang berada di dalam dosa dan butuh akan keselamatan. Ini adalah kebaikan Allah yang membawa manusia kepada pertobatan (Rm. 2:4).

Kebaikan Allah dalam pengertian ini (yaitu anugerah Allah) adalah tema yang paling menakjubkan di dalam Alkitab. Kebenaran yang paling mencengangkan yang pernah dinyatakan adalah bahwa Allah adalah tetap adil secara mutlak dan pada saat yang sama Dia membenarkan (menyatakan sebagai adil dan benar) orang yang meskipun tidak adil, tidak benar dan tercemar dan bersalah, tetapi menempatkan imannya kepada Yesus (Rm. 3:26). Salib Yesus Kristus adalah manifestasi tertinggi dari kebaikan Allah.

Karya penebusan Kristus di atas salib merupakan satu tindakan yang tidak pernah dilakukan sebelumnya dan tidak akan pernah diulang. Salib merupakan tujuan sentral dari Allah sejak kekal. Kita bahkan bisa berkata bahwa salib pada prinsipnya merupakan inti dari Injil. Kristus disebut "Anak Domba yang telah disembelih" (Why. 13:8). Saya secara pribadi yakin bahwa ucapan Kristus, "kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada" (Yoh. 17:5) merujuk kepada tujuan pendamaian yang ada di dalam Allah Tritunggal sejak kekekalan lampau.

Kristus bukanlah "pihak ketiga" di Kalvari. "Sang Perantara"(1Tim. 2:5) adalah Allah sekaligus adalah manusia, yang diri-Nya sendiri adalah tidak berdosa. Terhadap Dialah kita telah berdosa. Secara representatif setiap orang bisa berkata, "Saya adalah salah satu orang yang meludahi wajah-Nya, yang membuat mahkota duri dan yang mengejek dan menantangNya untuk turun dari salib. Tindakan penyaliban terhadap Anak Allah secara representatif adalah perbuatan saya. Saya, bersama seluruh umat manusia, seharusnya disapu ke dalam lautan yang menyala dengan api dan belerang. Dua belas pasukan malaikat seharusnya telah menyerang turun dari sorga dan menumpahkan cawan murka Allah ke atas umat
manusia yang berdosa. Tetapi Kristus menangung dosa saya sebagai Pengganti saya. Kata-kata, "Bapa ampunilah mereka," yang diucapkan, padahal Dia bisa saja mengucapkan 'Malaikat-malaikat, hancurkan mereka,'
menunjukkan cara Dia menggantikan saya dan mati bagi saya.

RENUNGKAN

Oh, kebaikkan Allah, kebaikkan Allah! Inilah berita Injil. Inilah isi seluruh Alkitab.

DOAKAN
Terima kasih Tuhan, atas segala  kebaikkan yang  telah Engkau tunjukkan kepadaku.

 
Share