DUA MACAM DASAR PDF Print E-mail
Written by NN   
Thursday, 29 December 2011 16:54

 

Ringkasan Khotbah 27 Maret 2011

Dua Macam Dasar

Lukas 6:46-49

Lukas 6 merupakan sambungan dari khotbah Yesus di atas bukit yang bisa kita lihat juga di Matius 5-8. Ketika di Kapernamum, Yesus mencari murid-murid-Nya dan mengajar banyak orang di daerah Galilea. Injil Lukas adalah Injil Sinopsis.

Lukas 6:46-49 mengibaratkan kita seperti orang yang membangun rumah. Orang yang menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu maka rumahnya tidak akan goyah ketika air bah dan banjir datang melanda rumah itu. Ini artinya orang yang mendengar dan melaksanakan Firman Tuhan maka hidupnya akan benar di mata Allah. Orang yang mendirikan rumah di atas pasir dan tanpa dasar maka ketika banjir datang, rumahnya akan akan segera roboh. Orang itu berarti orang yang mendengar Firman Tuhan tetapi tidak melaksanakan Firman Tuhan.

Tidak semua orang yang berseru kepada Tuhan akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga tetapi orang yang mendengar dan melaksanakan Firman Tuhan dan percaya kepada Tuhan Yesus akan masuk ke Kerajaan Sorga.

Di Pontianak ada sebuah Sekolah Kristen yang terkenal dimana setiap muridnya diwajibkan untuk mengikuti Pelajaran Agama Kristen. Murid-muridnya diajarkan untuk mengenal Yesus dan berdoa. Akan tetapi setelah para muridnya dewasa dan terjun di dalam masyarakat, mereka belum tentu hidup di dalam Yesus dan masih tetap berdoa. Bisa jadi mereka telah melupakan Tuhan Yesus. Kehidupan mereka akan menjadi sia-sia karena belum betul-betul menerima Tuhan Yesus menjadi Juruselamat di dalam hati mereka. Yesus yang telah mengorbankan diri-Nya, mati di kayu salib menebus dosa seluruh umat manusia, yang pada hari ketiga telah bangkit dari kematian serta naik ke sorga, dan yang akan datang kembali untuk kedua kali menjemput orang yang percaya kepada-Nya tidak menjadi bagian di dalam hidup mereka.

Sebagai orang Kristen, hidup kita haruslah dilandaskan pada Firman Tuhan maka kita tidak akan takut terhadap ujian dan cobaan yang datang. Di bagian Firman Tuhan yang kita baca, Yesus mengatakan bahwa siapa yang bertelinga hendaklah ia mendengarkan Firman Tuhan. Kita harus mendengarkan Firman Tuhan dengan teliti dan menerapkannya di dalam kehidupan kita.

Tuhan Yesus berakata bahwa jika ada yang mendengarkan perkataan-Nya tetapi tidak melaksanakannya ia sama seperti orang bodoh. Orang bodoh artinya sama dengan orang yang malas karena tidak mau mencari Firman Tuhan yang diibaratkan dengan orang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Orang yang seperti itu memiliki pandangan yang sempit karena tidak pernah memikirkan hal-hal yang akan datang. Alkitab mengajarakan kita bahwa sebagai manusia kita tidak tahu akan hari esok kita. Oleh sebab itu, janganlah kita menjadi orang bodoh yang tidak mau mendengar dan melaksanakan Firman Tuhan. Hendaklah kita rajin mendengar dan setia di dalam menjalankan Firman Tuhan.

Bagian Firman Tuhan di atas menggambarkan beberapa macam orang, yaitu:

1. Orang yang nakal dan tidak percaya kepada Tuhan Yesus

2. Orang yang bijak karena mendirikan rumah di atas dasar yang kokoh yaitu orang yang melandaskan hidupnya kepada Tuhan Yesus

3. Orang yang bodoh karena mendirikan rumah di atas tanah yang tidak kokoh yaitu orang yang tidak melandaskan hidupnya kepada Yesus

Diringkas oleh Hubertus, diedit oleh Pipit MJ

 

Last Updated on Thursday, 29 December 2011 16:57
 
Share